Kamang_Humas (13/12/25) — Tim Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Al-Qur’an (LP2A) Kecamatan Kamang Baru melaksanakan seleksi Khatam Al-Qur’an bagi 107 santri Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) dan Taman Pendidikan Seni Al-Qur’an (TPSQ) se-Nagari Muaro Takung. Kegiatan ini berlangsung dengan tertib dan penuh khidmat sebagai bagian dari upaya pembinaan generasi Qur’ani di tingkat nagari, bertempat di Masjid Baitussalam Nagari Muaro Takung, sabtu (13/12/2025
Seleksi diikuti oleh santri-santri terbaik yang telah dinyatakan siap pada 14 TPQ/TPSQ. Dalam pelaksanaannya, tim penguji dari LP2A Kecamatan Kamang Baru yang terdiri dari Ketua LP2A Emriadi (Penyuluh Agama Islam Fungsional KUA Kamang Baru) dengan anggota Wan Eka Putra (Kepala MTsN Sijunjung) dan Daswarman (Staf TU MTsN 5 Sijunjung) menguji kemampuan santri dalam membaca Al-Qur’an, Hafalan Ayat Pendek, do’a harian dan Hadits, Praktek Sholat wajib dan Sholat Jenazah serta menulis bahasa arab.
Wan Eka Putra anggota Tim LP2A Kecamatan Kamang Baru yang menilai khusus bacaan Al-Qur’an menyampaikan bahwa seleksi Khatam Al-Qur’an ini bertujuan untuk memastikan para santri benar-benar memiliki kemampuan yang memadai sebelum dinyatakan layak mengikuti kegiatan khatam. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana evaluasi terhadap proses pembelajaran Al-Qur’an yang telah dilaksanakan di TPQ/TPSQ masing-masing.
Sementara itu ketua LP2A Emriadi menegaskan bahwa “Melalui seleksi ini, kami tim seleksi ingin memastikan bahwa santri tidak hanya mampu menyelesaikan bacaan Al-Qur’an saja, tetapi juga bisa menguasai bidang hafalan ayat pendek, do’a harian, hadits serta praktek sholat ,” ujarnya.
Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari pemerintah nagari Muaro takung , para guru TPQ/TPSQ, serta orang tua santri yang turut hadir mendampingi anaknya saat tampil membaca AlQur’an. Antusiasme peserta terlihat dari kesungguhan santri dalam mengikuti setiap tahapan seleksi.
Seleksi Khatam Al-Qur’an oleh Tim LP2A Kecamatan Kamang Baru yang terdiri dari jajaran KUA dan Lembaga pendidikan (Madrasah) ini menjadi bukti nyata sinergi antara lembaga keagamaan dan masyarakat dalam membina generasi muda yang beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia (Daswarman)
































Beri Komentar