Kamang_Humas (31/08) — Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, MTsN 5 Sijunjung bersama SDN 2 Kamang menggelar kegiatan keagamaan secara bersama di Masjid Ubudiyah Kamang. Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh nuansa religius ini diikuti oleh Kepala MTsN 5 Sijunjung Maulana, M.Pd, kepala SDN 2 Kamang, Kaur.TU MTsN 5 Sijunjung Sudurdin, S.Pd.I, para siswa, guru, tenaga kependidikan serta keluarga besar kedua sekolah.
Kegiatan yang di pandu oleh Zilda Zulkarnain Ramadhani selaku protokol diisi dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Razak Alfarizi dan saritilawah Dinda Kirana Fitri siswa MTsN 5 Sijunjung, kemudian penampilan ceramah singkat yang memukau oleh Habibah Tussa’diyah Da’iyah cilik dari SDN 2 Kamang, selanjutnya sambutan Kepala Madrasah Maulana serta tausiah oleh ustadz Muhammad Dani, S.Ag guru Pondok Pesantren Darussalam Sitiung Dharmasraya.
Kepala Madrasah Maulana dalam sambutannyanmengatakan bahwa Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW bukan sekadar kegiatan untuk mengenang kelahiran Rasulullah SAW. Lebih dari itu, Maulid merupakan momentum bagi kita semua untuk kembali mempelajari, menghayati, dan meneladani akhlak serta perjuangan Rasulullah SAW. Rasulullah SAW adalah sosok yang memiliki akhlak mulia.
Pada kesempatan yang baik ini, kepala Madrasah juga menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada keluarga besar SDN 2 Kamang atas kebersamaan dalam melaksanakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini. Kegiatan yang dilaksanakan secara bersama ini merupakan momentum yang sangat baik untuk mempererat silaturahmi, membangun kebersamaan, dan memperkuat hubungan antara kedua lembaga pendidikan.
Sementara itu, Ustadz Muhamamd Dani dalam tausyiahnya menyampaikan bahwa Hari ini kita berkumpul bukan hanya untuk memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW. Yang lebih penting adalah bagaimana kita mengenal, mencintai, dan meneladani Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an bahwa “pada diri Rasulullah terdapat suri teladan yang baik bagi orang-orang yang mengharap rahmat Allah dan hari akhir. Artinya, kalau kita mengaku mencintai Rasulullah, maka kita harus berusaha mengikuti akhlak beliau” kata ustadz Dani.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H menjadi momentum bersama untuk menjadikan keteladanan Rasulullah SAW sebagai inspirasi dalam mewujudkan pribadi yang santun, disiplin, peduli, serta senantiasa menebarkan kebaikan dalam kehidupan sehari-hari (Daswarman)






















Beri Komentar