Kamang_Humas (14/07) – Memasuki hari kedua pelaksanaan Masa Ta’aruf Murid Madrasah (Matamuda) Tahun Pelajaran 2026/2027, MTsN 5 Sijunjung kembali menghadirkan berbagai materi yang berorientasi pada pembentukan karakter, penguatan budaya madrasah, serta peningkatan pemahaman keagamaan bagi peserta didik baru, Selasa (14/07/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen madrasah dalam menyiapkan generasi yang berilmu, berakhlak mulia, disiplin, dan religius.
Sejak pagi, seluruh peserta didik baru mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh semangat dan antusias. Didampingi panitia, guru, serta pengurus OSIM, para siswa mengikuti setiap sesi secara tertib, aktif, dan penuh rasa ingin tahu. Suasana kebersamaan dan kekeluargaan tampak mewarnai seluruh rangkaian kegiatan sehingga peserta didik semakin mengenal lingkungan madrasah sebagai tempat belajar yang aman, nyaman, dan menyenangkan.
Materi pertama mengangkat tema “Pendidikan Berkarakter” yang disampaikan oleh Guru Bk Junialis, S.Ag, Dalam sesi ini, peserta didik diberikan pemahaman mengenai pentingnya membangun karakter positif sebagai landasan utama dalam meraih keberhasilan. Nilai-nilai seperti disiplin, tanggung jawab, kejujuran, kerja keras, rasa hormat kepada guru dan orang tua, kepedulian terhadap sesama, serta semangat belajar menjadi fokus utama pembahasan. Para pemateri menekankan bahwa prestasi akademik akan semakin bermakna apabila diiringi dengan akhlak yang baik dan perilaku yang mencerminkan nilai-nilai Islami.
Selanjutnya, peserta mendapatkan materi mengenai “Nilai-Nilai Madrasah” oleh Waka.Kurikulum Zaiyar, S.Pd.I, Pada sesi ini, siswa diperkenalkan dengan budaya dan tradisi positif yang menjadi ciri khas MTsN 5 Sijunjung. Mereka diajak memahami pentingnya menjaga tata tertib, membiasakan sikap santun, disiplin waktu, menjaga kebersihan lingkungan, serta menumbuhkan rasa memiliki
Selanjutnya Ustadzah Iftina Eliza, S.IQ. S .Pd (guru bahasa arab) menyajikan Materi “Orientasi Ibadah”, yang bertujuan membangun kesadaran peserta didik tentang pentingnya menjalankan ibadah sebagai kebutuhan sekaligus kewajiban seorang muslim. Dalam sesi ini, siswa dibimbing untuk memahami pembiasaan ibadah di lingkungan madrasah, seperti salat berjamaah, membaca Al-Qur’an, berdoa sebelum dan sesudah belajar, serta mengamalkan adab Islami dalam kehidupan sehari-hari. Orientasi ini diharapkan mampu menumbuhkan kecintaan peserta didik terhadap ibadah serta membentuk pribadi yang memiliki keimanan dan ketakwaan yang kuat.
.Dengan bekal pendidikan karakter, pemahaman terhadap nilai-nilai madrasah, serta orientasi ibadah sejak awal, diharapkan seluruh peserta didik baru mampu tumbuh menjadi generasi yang berprestasi, berintegritas, cinta terhadap agama, serta siap memberikan kontribusi positif bagi keluarga, masyarakat, bangsa, dan negara (Daswarman)










Beri Komentar